PANDEGLANG,- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pandeglang berhasil menghimpun dana sebesar Rp.1.735.000 untuk disumbangkan kepada korban gempa dan tsunami di Donggala, Palu dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Penggalangan dana tersebut digelar pada acara rapat rutin bulanan DWP, Selasa (9/10/2018) di Aula Pendopo Kabupaten Pandeglang yang dibuka oleh Pembina DWP sekaligus sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Ferry Hasanudin.

"Pada acara rapat rutin DWP hari ini, kami menggelar penggalangan dana bantuan bagi saudara-saudara kita di Sulteng yang ditimpa musibah gempa dan tsunami beberapa waktu lalu. Alhamdulillah terkumpul uang tunai sebesar Rp. 1,7 juta," kata Ketua DWP Pandeglang, Ny. Hj. Neng Eha Ferry.

Dijelaskan, hasil penggalangan dana tersebut akan disalurkan melalui Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Pandeglang sebagai koordinator untuk bantuan bencana Sulteng. "Semoga bantuan dari para pengurus dan anggota DWP ini bisa sedikitnya meringankan beban penderitaan saudara-saudara kami di Sulteng," pungkat Ny. Hj. Eha.

Sementara itu, Sekretaris DWP Pandeglang, Ny. Melly Dyah Rahmalia menyatakan, agenda rapat rutin sendiri membahas terkait rencana akan digelarnya lomba pada HUT DWP Tahun 2018. "Agenda rapat rutin sekarang membahas tentang akan digelarnya beberapa kegiatan terkait dengan HUT DWP tahun ini. Dilanjutkan dengan seminar tentang keprotokolan," ujarnya.***

PANDEGLANG.- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pandeglang, Ny. Hj. Neng Eha Ferry mengajak kepada seluruh jajaran pengurus dan anggotanya untuk mendidik putra-putrinya agar selalu taat dan setia kepada Pancasila. Hal itu ditegaskan Ny. Hj. Neng Eha usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Alun-Alun Pandeglang, Senin (1/10/2018).

"Untuk diketahui sesuai dengan Panca Dharma Wanita, bahwa ibu adalah pendidik anak yang pertama dan utama. Dari ibulah, anak harusnya pertama kali dipahamkan tentang nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia yang selama ini telah terbukti mampu mengawal Indonesia sebagai Negara Kesatuan yang aman dan damai," katanya.

Dijelaskan, memahamkan tentang nilai-nilai pancasila kepada anak dalam keluarga dilakukan dengan hal-hal yang sederhana. "Minimalnya, anak hapal teks Pancasila dan kemudian paham arti atau makna dari sila-silanya," ujar Ny. Hj. Neng Eha.

Dijelaskan, DWP akan senantiasa menyosialisasikan nilai-nilai dari Pancasila, khususnya kepada jajaran pengurus dan anggotanya pada setiap kesempatan kegiatan organisasi sebagai bekal nanti dalam membina keluarga. ***

PANDEGLANG.- Sekretaris Daerah Pemkab Pandeglang, H. Ferry Hasanudin, Kamis (27/09/2018) membuka kegiatan Jambore Pemberdayaan & Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Pandeglang tahun 2018, bertempat di Rumah Makan S Rizki, Pandeglang. Dalam sambutannya, Sekda mengharapkan kegiatan Jambore dijadikan momentum bagi seluruh jajaran Tim Penggerak PKK untuk meningkatkan kapasitas guna menyukseskan penerapan 10 program PKK.

"Jambore merupakan momentum penting bagi seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Pandeglang untuk lebih meningkatakn kualitas diri sebagai kader penggerak pembangunan dalam upaya mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas dan sejahtera," katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pandeglang, Ny. Andiara Aprilia Hikmat menyatakan jambore merupakan agenda tahunan, selaian sebagai ajang evaluasi terhadap penerapa 10 Program PKK juga untuk lebih meningkatkan kapasitas para kader, baik sebagai pribadi, kelurga dan anggota masyarakat.

"Dengan jambore, mari kita tingkatkan terus pengabdian dan pelayanan TP PKK, guna mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang juga Ketua Kelompok Kerja (Pokja) II (Bidang Ekonomi) TP PKK Pandeglang, Ny. Hj. Neng Eha Ferry didampingi Sekretaris DWP, Melly Dyah Rahmalia turut mendukung kegiatan jambore PKK tersebut. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang tentunya sangat besar manfaatnya bagi peningkatan kapasitas kader TP PKK se-Kabupaten Pandeglang," ujarnya.***

Page 1 of 2